Router Mikrotik merupakan router yang memiliki banyak fitur, salah satunya yang menarik dan sering digunakan yaitu fitur hotspot. Kita sering menemukan jaringan wifi yang menggunakan password. Dan jika ingin mengakses wifi tersebut harus mengetahui passwordnya terlebih dahulu. Namun berbeda dengan hotspot, kebanyakan wifi hotspot tidak menggunakan password dan semua user bisa connect ke wifi hotspot dan akan diarahkan ke halaman login pada Web Browser. Tiap user bisa login dengan username dan password yang berbeda-beda. Metode semacam inilah yang sering kita temukan di Kampus, Cafe, Sekolah, Kantor, maupun area publik lainnya.
Sebenarnya hotspot tidak hanya bisa diaplikasikan untuk jaringan nirkabel saja, namun juga bisa untuk jaringan kabel. Kelebihan hotspot adalah kita dapat melakukan konfigurasi jaringan yang hanya bisa digunakan dengan username dan password tertentu. Kita juga dapat melakukan manajemen terhadap user-user tersebut. Misalnya, mengatur durasi total penggunaan hotspot per user, membatasi berapa besar data yang dapat di download tiap user, mengatur konten apa saja yang boleh diakses user, dll.
Sebelum melakukan konfigurasi Mikrotik kita harus menyiapkan beberapa bahan dan peralatan sebagai pendukung dalam mengkonfigurasi Mikrotik nantinya :
- Laptop
- RouterBoard Mikrotik (Saya menggunakan RouterBoard hAp series RB941-2nD)
- Kabel LAN
- Software PuTTY
Memulai komunikasi dengan Perangkat MikroTik
1. Nyalakan Router Mikrotik dengan cara mencolok adaptor ke port yang telah disediakan.
2. Colokan kabel UTP dari Laptop ke port 2 Mikrotik.
3. Set IP LAN di Laptop dengan setting otomatis (DHCP).
4. Setelah semua kabel terkoneksi dengan benar, cek IP Address pada Laptop yang terhubung dengan Mikrotik.
5. Buat jalur koneksi Telnet pada alamat 192.168.88.1.
6. Masukkan username admin pada Login dan biarkan password kosong. Lalu tekan enter.
Pengaturan Antarmuka Perangkat MikroTik
1. Tampilkan antarmuka yang ada
2. Ganti nama ether2-master menjadi ether2
3. Atur tiap antarmuka agar keluar dari slave
4. Buat alamat status pada masing-masing antarmuka
5. Keluar dari PuTTY dengan perintah quit
6. Berikan alamat IP statis pada terminal dengan network 192.168.20.0/24.
7. Lakukan komunikasi melalui Telnet ke IP address 192.168.20.1
8. Login dengan username dan password kalian
9. Nonaktifkan pengaturan bridge
Pengaturan DHCP Server pada Antarmuka Perangkat MikroTik
1. Untuk memudahkan pengaturan DHCP Server, perangkat MikroTik telah dilengkapi dengan script untuk mengatur DHCP Server. Dengan menggunakan perintah ip dhcp-server setup
2. Antarmuka wlan1
3. Berikut hasil pengaturan DHCP Server
Pengaturan Access Point pada Perangkat MikroTik
1. Tambahkan profil keamanan baru.
2. Ubah pengaturan antarmuka nirkabel sebagai berikut.
3. Coba hubungkan perangkat nirkabel pada jaringan yang telah Anda ubah
Pengaturan Hotspot
1. Pada prinsipnya, hotspot merupakan mekanisme untuk memberikan akses untuk client terhadap beberapa sumber daya dalam jaringan (misalnya internet). Hotspot sendiri merupakan gabungan dari beberapa layanan seperti DHCP server, firewall NAT, firewall filter, proxy, dan sebagainya. Contoh dari penggunaan hotspot ialah hotspot wifi.id. Berikut pengaturan hotspot sederhana dengan menggunakan pengaturan dari antarmuka wlan1
2. Setelah itu hubungkan device kepada network yang telah dibuat tadi
3. Kemudian akan muncul laman login dan masuklah dengan akun yang telah dibuat
4. Jika sudah berhasil login maka akan muncul tampilan seperti ini
Reference :
Modul Pengantar Dasar Mikrotik - Asisten Dosen Jaringan Komputer 2017 (Pendidikan Ilmu Komputer UPI)
mikrotik.id




Komentar
Posting Komentar